Rabu, 01 Juni 2016

7 days in the Sea



7 days in the sea.... Begitulah yang bisa saya gambarkan saat hendak berlayar dari kota Jambi ke kota pahlawan Surabaya. ini bagian dari misi pengawalan Polairud jambi dan kali ini saya ditugaskan bersama bapak ZUL yg Merupakan anggota Senior di Polairud, dan kapal yang mau di kawal, adalah kapal Tagboat dengan muatan CPO dari perusahaan Swasta. kapal tagboat adalah kapal mungil yang speed nya pelan namun kuat menarik beban berat di belakangnya. permintaan pengawalan di laut seringkali.... mengingat akhir-akhir ini sering terjadi perampokan di laut oleh bajak laut. pertama perjalanan kami di suguhi pelangi sore di pelabuhan talang duku jambi, indahnya.... 



Fort of Jambi


Keesokan hari, kapal masih menyusuri sungai batang hari untuk menuju ke laut .... dan tanpa disadari perjalanan kapal sudah mencapai muara yaitu tepat nya di kampung laut, tanjung jabung timur. kapal sudah melewati muara sungai batang hari dan selanjutnya menuju ambang luar yaitu 
laut lepas. 



Sungai batang hari


Ambang luar, Rawan bajak laut 



Hari ke empat, menjelang pagi saya terbangun dan meloncat cepat dari tempat tidur lalu bergegas menuju anjungan untuk melihat kondisi laut pagi ini. WOW! ternyata 
pemandangan nya jauh lebih indah dari yang saya bayangkan sebelumnya. langit biru yang cerah di isi matahari yang mulai manampakan wujudnya, laut biru tosca dan diiring suara gelombang air yang membuat saya mengambil nafas panjangg, menutup mata dan mencoba menikmati nya sambil berucap " Ini kah kuasa mu Ya Allah? "....









Siang hari terasa cukup panas karna air laut yang mulai menguap meningalkan garam di atas lempeng besi, saya berharap dapat melihat lumba-lumba namun mereka tidak menampakan wujud nya, dari kejauhan nampak beberapa perahu ikan punya bapa-bapa nelayan yang mencari ikan dengan alat tangkap sederhana berupa jaring, 
ehh ada nelayan yang menghampiri kapal yang lagi berlayar sambil menawarkan hasil tangkapan nya, bapa-bapa nelayan mengeluarkan ikan kakap merah dari sebuah box yang terlihat juara ada juga beberapa ikan lainnya yang tidak kalah menarik. 
setelah kapal nelayan merapat. saya dan Koki kapal langsung menghampiri, 
sambil membeli ikan yang sudah dibayangkan akan menjadi menu makan siang kami di atas kapal.




kakap merah



Hari ke lima pelayaran, kapal sampai di selat bangka. 
Selat bangka adalah selat yang memisahkan pulau sumatra dan pulau bangka, namun menurut isu yang beredar di perairan ini merupakan kuburan harta karun, kenapa ? karna banyak nya kapal pengangkut hasil tambang yang tengelam di selat ini sejak abad ke-7 masehi, sehingga di bawah laut merupakan kuburan kapal dan harta benda yang berharga yang belum sempat diangkat, maka di sebut-sebut kuburan harta karun. melanjutkan perlayaran posisi kapal berada di koordinat 1 57.118 S / 104 55.177 E. kita harus melewati selat ini untuk sampai ke laut jawa dan seterusnya sampai ke tujuan (Surabaya). dan terlihat itu pulau bangka, pulau ini terletak di tempat yang strategis dan sangat indah dengan batu besarnya terlihat dari kejauhan, saya hanya memandang dari jauh mengunakan teropong, namun sebenarnya pengen mampir sehari duahari atau paling tidak dapat melihat keindahan disana yang katanya banyak bintang laut, pantai tanjung pesona indah, pantai tikus yang unik dan batu garnit besar yang menyerupai kapal yang sedang berlayar, mungkin lain waktu .... 


bangka island


Setelah melewati selat bangka pelayaran sampai di laut jawa, laut yang terletak diantara pulau kalimantan dan pulau jawa ini menurut kisah dari para nelayan, 
laut jawa termasuk dalam lokasi tengelamnya kota Atlantis yang terkenal itu namun kebenaran nya masih belum terungkap. 
laut jawa mempunyai luas 310.000 km2 termasuk perairan dangkal namun terkenal dengan gelombang ombaknya. 
dan benar saja kapal mulai oleng, di hantam dari depan kiri-kanan oleh ombak-ombak sampai 3 meter tingginya, satu persatu crew kapal pun mulai tepar dan beberapa hari kedepannya kita akan seperti ini, seperti di ayunan besar bagai semut di dunia yang luas....
akan seperti ini seterusnya sampai melewati  laut jawa, Salam pelaut. 

diakhir senja saya duduk di anjungan kapal diterpa angin laut sepoy-sepoy, menikmati sunset indah bersama crew kapal, sambil beryanyi beberapa lagu, 
mengikuti irama ombak yang membuat kita bergoyang dengan sendirinya, 
hari pun terisi dengan ceria dan memangkas jatah melamun saya. 
musik gitar menutup hari yang sempurna dan saya pun siap menyambut hari esok.






Dan senja yang indah ini akan menjadi gelap, bersyukur kita masih di beri sesuatu yang tak bisa di beli yaitu "waktu"

Pagi yang cerah di hari ke tujuh pelayaran atau hari terakhir, pelayaran sudah melewati pulau karang jamuang dan mendekati muara surabaya selanjutnya memasuki kawasan pelabuhan tanjung perak di kiri kanan banyak sekali kapal-kapal yang lego jangkar. 
akhirnya yang ditunggu-tunggu Finish !! kita sampai di bouy 3 pisangan samping kontainer bongkar muat di pelabuhan tanjung perak, Surabaya. lalu kapal olah gerak dan lego jangkar selanjutnya standbye menunggu antrian bongkar muat, bersyukur selama pelayaran tidak ada hal yang tidak di inginkan, banyak pengalaman yang saya alami dan teman baru tentunya. tugas pengawalan kami pun selesai. kamipun berpamitan dengan Nahkhoda dan Crew kapal, esoknya kami bertolak lagi ke jambi via udara. 

karang jamuang island 





@Foto by Ivan_d

Tidak ada komentar:

Posting Komentar